• Uncategorized
  • 17

Kenaikan Harga Sayuran dan Sembako Masih Wajar

pembeli memborong tomat di pasar Kutabawa

PURBALINGGA, HUMAS – Berbeda dengan kenaikan harga sejumlah komoditas sayuran di kota besar yang gila-gilaan, kenaikan harga di sejumlah pasar Purbalingga dinilai masih wajar.  Bahkan, di kabupaten tetangga seperti Banyumas, harga cabe rawit sempat tinggi hingga melebihi harga daging sapi yang berkisar Rp 95.000 – Rp 100 ribu, namun di Purbalingga rata-rata maksimal hanya mencapai Rp 26 ribu per kilogram.

“Kenaikan harga sayuran dan komoditas pertanian di sejumlah pasar di Purbalingga, masih wajar. Pasokan tetap lancar dan permintaan masih belum ada lonjakan. Jika pedagang menaikan harga kemungkinan malah tidak laku, karena sudah dinaikan saat harga BBM naik pada akhir Juni lalu,” kata Kabid Perdagangan pada Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Dinperindagkop) Drs Jarot Sopan Riyadi, Rabu (17/7).

Menurut Jarot, sejumlah barang dan sayuran bahkan mengalami penurunan harga. Harga yang menurun dalam pemantauan selama dua hari ini, Selasa (16/7) hingga Rabu (17/7)  terjadi pada minyak goreng curah (malindo) dari Rp 9.700 turun menjadi Rp 9.500. Telur ayam ras juga turun Rp 1.000,- per kilogram dari harga semula Rp 19.000,-. Kemudian kedelai hitam dari Rp 10.000 menjadi Rp 8.000 per kilogram, kobis yang semula Rp 6.000 turun menjadi Rp 5.000 per kilogram.  Cabe rawit putih dari Rp 13.000 menjadi Rp 10.000 per kilogram, bawang putih apel dari Rp 18.000,- menjadi Rp 15.000,-.

“Penurunan harga komoditi minyak goreng curah jenis malindo dan telur ayam ras disebabkan karena penurunan harga dari distributor maupun peternak. Sedangkan penurunan harga kedelai hitam, kobis, cabe rawit putih dan bawang putih akibat penurunan permintaan dari konsumen,” kata Jarot.

Jarot merinci, komoditi yang mengalami kenaikan harga seperti kacang tanah kupas naik Rp 500 menjadi Rp 17.500, per kilogram- kacang hijau dari harga semula Rp 13.000 naik menjadi Rp 14.000/kg. Kentang ukuran besar naik Rp 1.000,- menjadi Rp 9.000 per kilogram. Tomat buah dan tomat sayur mengalami kenaikan yang cukup signifikan rata-rata 33 – 40 persen. Tomat buah semula Rp 6.000 naik menjadi Rp 8.000 per kilogram, tomat sayur dari Rp 5.000 naik menjadi Rp 7.000 per kilogram.  Kemudian cabe merah keriting naik Rp 2.000 dari harga semula Rp 24.000 menjadi Rp 26.000 per kilogram, cabe merah besar juga naik Rp 2.000 menjadi Rp 15.000 per kilogram, sedang cabe hijau naik Rp 1.000 menjadi Rp 12.000 per kilogram. Bawang merah naik Rp 5.000 menjadi Rp 50.000 per kilogram.

“Kenaikan harga sejumlah komoditas itu karena kebutuhan konsumsi meningkat, sedang stok barang cukup. Sedang kenaikan harga komoditas bawang merah dipicu minimnya stok dan pasokan di pasaran,” jelas Jarot. (Humas/y)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *