• Uncategorized
  • 0

Pencinta Batu Klawing, Bentuk Jakarta Klawing Center

IMG_20150120_103444PURBALINGGA-               , Sejumlah pencinta batu kalwing yang berdomisili di Jakarta, membentuk Jakarta Klawing Center (JKC). JKC ini bertempat di lantai 3 Pasar Permai Jl. Lorong Permai 104, Kelurahan Koja, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.

Pembentukan JKC ini menurut Burhanudin salah seorang pencinta batu klawing dikarenakan pada saat itu ada seorang pedagang batu klawing dari Purbalingga yang bertemu dengan satpol PP Jakarta yang berasal dari Purbalingga menawarkan kios di Pasar Permai. Tawaran ini kemudian diterimanya dan sampai saat ini sudah ada 9 kios yang ditempati pedagang batu klawing dari Purbalingga.

“Dengan adanya kios, penjualan batu klawing semakin meningkat sehingga dibentuklah JKC,” ujar Burhanudin pada saat acara sambung rasa di Gedung Graha Adiguna, Selasa (20/1). Kegiatan sambung rasa ini atas kerjasama antara Pemerintah Daerah Purbalingga dengan RRI Purwokerto. Siaran sambung rasa ini akan di siarkan ulang secara nasional pada Hari Kamis. 22 Januari 2015 Jam 05.00 WIB.

Burhanudin menambahkan kios yang di berikan oleh pengelola pasar untuk ditempati  sebanyak 40 kios sehinga masih banyak peluang bagi pedagang batu akik disana. Hanya membayar uang administrasi sebesar Rp 400 ribu dan membayar retribusi Rp 4 ribu perhari pedagang sudah bisa mendapatkan satu kios.

Bupati Purbalinga, Sukento Rido Marhaendrianto menyambut gembira dengan adanya JKC ini, Sukento berharap dengan adanya JKC ini maka gema batu klawing semakin baik di tingkat nasional. Karena pesona Batu Klawing tidak seperti tanaman gelombang cinta atau ikan lohan.

“Selain indah, Batu Klawing mempunyai sifat unik, dan ini tidak dimiliki batu batu yang lain,” kata Sukento.

Untuk menjaga nilai batu klawing tetap tinggi maka masyarakat diharapkan dapat menempatkan batu klawing seperti batu permata. Ekploitasi besar-besarany juga tidak perlu dilakukan karena akan menurunkan nilai jual batu itu sendiri.

Dari data Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM pada tahun 2015, akan digelontorkan dana sebesar Rp 900 juta untuk UKM Batu Klawing. Bantuan ini nantinya dalam bentuk alat, etalase dan pelatihan. Bantuan juga tidak diberikan pad perorangan namun akan diberikan kepada kelompok.  (Sapto Suhardiyo)

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *